Artikel Terbaru

Mantan Karyawan Mobile Legends Bongkar Rahasia Gelap Perusahaan

JALURTEKNO.COM - Bagi kalian yang bermain gim mobile di device alias tablet tentu telah tidak asing lagi dengan gim Mobile Legends: Bang Bang buatan Moonton.

Menjadi salah satu gim mobile MOBA yang sedang digandrungi di Indonesia, pengembang asal Tiongkok ini ternyata menyimpan 'rahasia gelap' di balik keberhasilan serta mewahnya kompetisi ini setiap kali digelar.

Rahasia gelap ini terungkap seusai salah satu pemakai Reddit yang mengaku mantan karyawan di Moonton mengunggah pengalaman bekerja selagi 3 bulan di perusahaan tersebut.

Mantan Karyawan Mobile Legends Bongkar Rahasia Gelap Perusahaan


Lewat akun Reddit bernama @MobileLegendsBB, ia mengungkap perusahaan mempunyai kebijakan diskriminatif, rasisme, hingga seksisme.

Berdasarkan pantauan posting-an teks yang diunggah telah dihapus oleh pemilik akun.

Masih belum jelas apa yang menjadi argumen unggahan tentang perusahaan pembuat gim Mobile Legends tersebut dihapus. Beruntung, cache laman posting-an di Reddit itu tetap terdapat di laman Google.

Rumornya, ia adalah salah satu tim yang melokalisasi konten gim, mengelola media sosial gim, serta pengisi suara. Ia menyebut, kebijakan perusahaan untuk merekrut pelamar di Moonton sangat dipengaruhi oleh ras serta etnis.

Ia meningkatkankan, perusahaan pernah menolak seluruh pelamar Malaysia-Tionghoa untuk mengisi posisi sebagai penerjemah dari Malaysia serta Tiongkok. Padahal, berbagai pelamar mempunyai pengalaman serta latar belakang yang mumpuni.

Tak hanya itu, CEO perusahaan induk Moonton, Elex Tech, memberbagi aba-aba jelas untuk tidak mempekerjakan orang berkulit hitam sebab menurutnya mereka adalah penjahat.

Ini berarti semua staf yang berkata dengan bahasa Inggris tidak boleh berkulit gelap, tetapi orang kulit putih bakal diberi kemudahan alias kelebihan, sebab mereka dianggap mendorong citra perusahaan pengembang gim Mobile Legends tersebut.

  • Raup Uang dari Transaksi Online

skin di Mobile Legends diakui adalah 'tiruan' dari gim MOBA
Semacam tidak sedikit gim mobile gratis yang ada di pasaran saat ini, Mobile Legends 'nasib' dari penjualan skin alias hero.

Di mana berbagai skin hero dalam gim dibanderol seharga Rp 149 ribu hingga hingga dengan Rp 1,4 jutaan--tergantung seberapa tidak sedikit diamonds yang dibutuhkan.

Luar biasanya, sebagian besar skin di Mobile Legends diakui adalah 'tiruan' dari gim MOBA lainnya.

"Berbekal aplikasi Unity 3D, tim tampilan bakal merombak sedikit skin yang ada sekarang dengan tambahan stats yang sebetulnya tidak berpengaruh di dalam gim," tulisnya.

Luar biasanya, hero baru di dalam gim (yang dihadirkan setiap dua minggu sekali) tersebut wajib menjadi yang paling kuat di dalam gim. Dengan begini, gamer yang main bakal terbuai serta membeli hero baru tersebut.

"Apabila tidak membeli hero tersebut, kalian bakal tertinggal dari gamer lain," ungkapnya.

Meski begitu, sebetulnya pemain dapat membeli hero tersebut dengan memakai battle points (BP) yang dikumpulkan selagi bermain. Tetapi, faktor tersebut dapat menyulitkan bilamana BP kalian tidak mencukupi, serta terbukti terbukti lumayan lama dikumpulkannya.

Sebab faktor tersebut, pemain 'tanpa' sadar mengeluarkan uang apabila ingin bermain lebih unggul ketimbang gamer Mobile Legends lainnya.


  • Akun Di-Hack?

Masih terdapat lagi informasi-informasi lainnya yang diungkap oleh akun @MobileLegendsBB lewat unggahannya di Reddit, entah itu mulai dari plagiat gim-gim mobile MOBA lainnya, pengembangan gim yang tidak jelas hingga aksi seksisme dilingkungan perusahaan.

Akan tetapi, akun Reddit tersebut di hack oleh pihak yang belum diketahui bukti dia serta info unggahan tersebut tidak benar.

"Saat ini, akun Reddit tersebut sedang dalam proses mengambil alih kembali Reddit berakun @MobileLegendsBB tersebut," ungkap sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mantan Karyawan Mobile Legends Bongkar Rahasia Gelap Perusahaan"

Post a Comment